Sejarah Perjalanan Kalurahan Pandowoharjo
Perjalanan sejarah Pemerintah Kalurahan Pandowoharjo cukup panjang dan eksistensi terlihat sejak masa sebelum penjajahan belanda pada klas ke II, berbagai data temuan yang ada diantaranya peta desa yang terbuat tahun 1927 dan beberapa dokumen surat kekancingan dari Perangkat Desa masa lalu.
Lahirnya Desa Pandowoharjo berawal dari ketika pisowanan di Kraton Ngayogyakarto Lurah dari Kelurahan Brayut Bp. Karto Piyogo ketika dalam pisowanan menyampaikan gagasanya bahwa perlu kiranya ada penggabungan beberapa Kelurahan lama menjadi Kelurahan yang besar wilayahnya.
Dan gagasan itulah akhirnya pada tahun 1946 setelah merdeka 5 (lima) Kelurahan lama yakni: Kelurahan Sawahan, Kelurahan Majegan, Kelurahan Jabung, Kelurahan Brayut, dan Kelurahan Tlacap, mengadakan pertemuan dan menghasilkan penggabungan dari 5 (lima) kelurahan lama menjadi satu Kelurahan yang diberi nama Pandowoharjo yang mempunyai arti :
Pandowo sendiri yang berarti 5 (lima), Raharjo yang berarti selamat.
Selanjutnya sidang pertama Kelurahan Pandowoharjo mengadakan pemilihan Lurah untuk pertamakalinya dan yang terpilih adalah Bp. Harjo Perwito dari dusun Dukuh Pandowoharjo, merupakan Lurah pertama Kelurahan Pandowoharjo.
Lurah Harjo Perwito memegang jabatan sebagai Lurah dan hanya bertahan 6 bulan dikarenakan sakit, dan digantikan Lurah selanjutnya yaitu Bp Sugiyo Pranoto yang menjabat sampai tahun 1982.
Dan lurah selanjutnya adalah Bp Supriyanto, Bp Purbantoro, Bp Bambang Harmiyanto, dan terakhir digantikan oleh Lurah Bp H. Catur Sarjumiharta.
