October 18, 2026

Kesenian di Kalurahan Pandowoharjo

January 22, 2026

DAPOBUD-OPK: Seni,

1. Wayang Kulit
Wayang Kulit merupakah salah satu kesenian tradisional yang masih dilestarikan oleh masyarakat Pandowoharjo secara turun temurun. banyak dalang berbakat lintas generasi, mulai dari dalang remaja hingga dalang senior yang telah berpengalaman tampil di berbagai pentas budaya baik Tingkat Kabupaten maupun Provinsi tidak hanya itu banyak dalang muda Pandowoharjo yang ber prestari memenangkan lomba festival dalang muda baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi. Sejumlah dalang potensial yang saat ini aktif dan dikenal luas di Pandowoharjo dan Yogyakarta antara lain Ki Suwondo, Ki Mara Bayu Sugati, Ki Brendy Narendra Bihrawan, Ki Giang Bayu Tetuko, Ki Bhisma Dicky Putra, Ki Gilang Arya Duta, dan Ki Risang Aji. Dengan kekayaan sumber daya seniman, dukungan paguyuban yang solid, serta keterlibatan aktif masyarakat, kesenian wayang kulit di Kalurahan Pandowoharjo
memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai aset budaya daerah, media pendidikan karakter, serta sarana pelestarian nilai-nilai luhur budaya Jawa bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

2. Jathilan
Perkembangan kesenian tradisional Jathilan di Kalurahan Pandowoharjo sangat menggembirakan dan membanggakan. Banyak kalangan terutama dari generasi muda yang tertarik dan ikut bergabung dalam seni Jathilan. Setiap ada kegiatan pentas Jathilan animo masyarakat untuk menyaksikan sangat luar biasa. Hal ini karena penampilannya yang atraktif dan menghibur, sehingga masyarakat bahkan dari luar Pandowoharjo pun ikut berbondong-bondong ingin menyaksikan. Hal ini juga berdampak positif bagi usaha UMKM di Pandowoharjo untuk
ikut berpartisipasi menawarkan usaha dagangnya yang diminati penonton.    

3. Kethoprak
Salah satu paguyuban kethoprak yang sangat dikenal dan berpengaruh di Pandowoharjo adalah Paguyuban Kethoprak PS. Bayu yang berdomisili di Padukuhan Pajangan. Paguyuban seni ini dikenal luas karena konsistensinya dalam menggelar pementasan kethoprak, baik dalam acara adat, peringatan hari besar, hajatan masyarakat, maupun agenda seni budaya di tingkat daerah. Eksistensi PS. Bayu telah menjadi kebanggaan masyarakat setempat dan ikon kesenian kethoprak di Pandowoharjo.
Paguyuban Kethoprak PS. Bayu juga memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan. Berbagai penghargaan dan capaian telah diraih dalam festival kethoprak tingkat kabupaten hingga provinsi, Keahlian dan bakat seni yang dimiliki oleh anggota Paguyuban Kethoprak PS. Bayu tidak lepas dari warisan seorang maestro seni kethoprak yang sangat dihormati, yaitu almarhum Gito Gati. Beliau dikenal sebagai sosok seniman besar yang berdedikasi tinggi terhadap dunia seni. Nilai-nilai ketekunan, kecintaan terhadap seni tradisi, serta kemampuan olah peran dan
tutur yang beliau miliki terus diwariskan dan menjadi ruh dalam setiap pementasan PS. Bayu hingga saat ini.    

4. Hadroh
Hadroh merupakan salah satu jenis potensi seni tradisional yang bernafaskan agama yang ada di Pandowoharjo. Kegiatan seni ini diikuti oleh beberapa orang yang biasanya duduk rapi berjajar dengan menyanyikan lagu-lagu religi atau sholawat yang diiringi oleh berbagai alat musik, seperti rebana, ketipung, terbang, dan sebagainya.

5. Bregada
Bregada merupakan kesenian tradisional yang masih dilestarikan oleh warga masyarakat di Kalurahan Pandowoharjo. Kesenian ini menggambarkan para prajurit pada kerajaan atau keraton jaman dulu, terutama pada jaman kerajaan Mataram Islam. Para prajurit mengenakan seragam yang unik dan khas dengan membawa berbagai atribut dan senjata tradisional menggambarkan prajurit yang siap maju perang. Dengan langkah tegap dan disiplin tinggi berjalan dengan diiringi suara alunan musik gamelan yang indah dan teratur. Hampir semua Padukuhan di Pandowoharjo mempunyai kelompok bregada dan aktif di kegiatan-kegiatan kebudayaan baik di tingkat Padukuhan, Kalurahan, Kabupaten maupun Provinsi.

6. Karawitan
Kalurahan Pandowoharjo memiliki potensi kesenian karawitan yang sangat kuat dan berkembang secara berkelanjutan. Kesenian tradisional ini tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Pandowoharjo. Setiap padukuhan di wilayah Pandowoharjo memiliki kelompok karawitan yang aktif, Kelompok-kelompok karawitan tersebut secara rutin melaksanakan latihan bergiliran di Balai Budaya Kalurahan Pandowoharjo. Kegiatan latihan yang terjadwal dan berkesinambungan ini menjadi wadah pembinaan, peningkatan keterampilan, sekaligus sarana mempererat kebersamaan antaranggota dan antar Padukuhan. Eksistensi kelompok karawitan di Pandowoharjo tidak hanya terbatas pada kegiatan latihan, tetapi juga tercermin melalui keaktifan mereka dalam berbagai pentas kebudayaan. Kelompok-kelompok ini kerap tampil dalam acara-acara budaya di tingkat padukuhan dan kalurahan, serta dipercaya untuk mengisi kegiatan seni di tingkat
kabupaten hingga provinsi.

7. Sosioteatrikal
Padukuhan Toino di Kalurahan Pandowoharjo memiliki potensi seni sosioteatrikal yang masih terjaga dan berkembang, salah satunya melalui keberadaan seni sosioteatrikal Panjerino. Kesenian ini merupakan bentuk ekspresi budaya masyarakat yang memadukan unsur teater, gerak, dialog, serta nilai-nilai sosial yang bersumber dari kehidupan dan kearifan lokal. Hingga saat ini, seni sosioteatrikal Panjerino masih aktif dilestarikan oleh
masyarakat Padukuhan Toino sebagai bagian penting dari identitas budaya setempat. Keaktifan seni sosioteatrikal Panjerino tercermin dari keterlibatannya dalam berbagai kegiatan budaya, baik di tingkat kalurahan maupun di luar wilayah Pandowoharjo. Panjerino secara rutin tampil dalam rangkaian acara Hari Jadi Kalurahan Pandowoharjo, menjadi salah satu sajian seni yang dinantikan dan mendapat apresiasi dari masyarakat.

8. Tari
Di Kalurahan Pandowoharjo kegiatan seni tari diwadahi oleh sanggar tari MAHAKA LODYA di Padukuhan Krangtanjung dibawah Pimpinan Ibu Luvita Pradana Puspita Sari, S.SN., M.A. Sanggar Tari Mahaka Lodya didirikan pada tanggal 20 Juni 2020. Berbagai karya tari yang diciptakan Sanggar Tari Mahaka Lodya mayoritas berpijak pada tari tradisi khususnya seni tradisi wilayah Yogyakarta yang dikembangkan secara kreatif hingga mampu diapresiasi dengan baik. Mahaka Lodya Dance Studio menjadi sebuah kelompok penari mayoritas perempuan yang berani mengembangkan seni Rampak Buto menjadi sebuah ciri khas di wilayah Sleman, Yogyakarta dengan keberadaan Mahaka Lodya sebagai satu-satunya kelompok Rampak Buto yang ada di Yogyakarta. Terbukti pada perhelatan internasional, Rampak Buto berhasil dikembangkan secara kreatif menjadi bentuk seni tari kreasi yang indah dan
bernilai.
Pada perjalanan karier Mahaka Lodya telah tampil dalam beberapa event daintarannya Pementasan tari Gandewa Amba dalam rangka Pembukaan Lomba Burung Berkicau Piala Raja tahun 2023, tari Jaran Edan tahun 2024, tari Tayub tahun 2025, 1. 2025, Pementasan tari Kuntul dalam rangka HUT DIY tahun 2024 Mahaka Lodya Dance Studio juga sudah meraih prerstasi atau penghargaan lomba Tingkat international menjadi Pemenang Grand Prize
Individual Competition pada Andong Maskdance Competition di kota Andong, Korea Selatan tahun 2025.

9. Reog
Kesenian Reog di Kalurahan Pandowoharjo berkembang melalui keterlibatan aktif masyarakat lintas generasi, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga para sesepuh seni. nsur-unsur pertunjukan Reog, seperti gerak tari yang energik, iringan musik tradisional, serta kostum yang khas, mencerminkan nilai keberanian, kedisiplinan, dan gotong royong yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Pandowoharjo.
Potensi Reog di Kalurahan Pandowoharjo tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga nilai strategis dalam pengembangan kalurahan berbasis seni dan budaya. Reog kerap ditampilkan dalam berbagai kegiatan masyarakat, seperti acara adat, peringatan hari besar, dan agenda kebudayaan, sehingga berperan sebagai daya tarik budaya yang
memperkuat identitas lokal. Melalui upaya pelestarian dan pengembangan yang berkelanjutan, kesenian Reog diharapkan mampu menjadi sarana pewarisan budaya kepada generasi muda serta mendukung penguatan citra Kalurahan Pandowoharjo sebagai wilayah yang kaya akan tradisi dan kearifan lokal.

10. Badui
Kesenian religi Badui di Kalurahan Pandowoharjo menampilkan harmoni antara lantunan shalawat nabi, irama musik tradisional, serta gerak yang sarat makna simbolik. Setiap unsur pertunjukan mengandung pesan moral dan spiritual, seperti ajakan untuk meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan sikap rendah hati dan kebersamaan. Melalui pertunjukan tari badui, nilai-nilai religius disampaikan secara santun, edukatif, dan menghibur, sehingga menjadi sarana pembinaan spiritual masyarakat.    

11. Keroncong
Kesenian Keroncong merupakan jenis musik kreatif yang merupakan perpaduan antara musik tradisional jawa, yakni gamelan dan langgam jawa dengan unsur musik modern, seperti jenis pop, dangdut. Perpaduan kedua jenis alat music tersebut ( gong, kendang, saron, keyboard, gitar, bas ) sangat harmonis dan enak didengar. Jenis kesenian music campursari ini sangat digemari oleh semua lapisan masyarakat dan sering tampil dalam berbagai momen dan even seperti peringatan HUT Kemerdekaan RI, peringatan HUT Kalurahan, merti dusun, resepsi pernikahan, dan lain-lain. Di Kalurahan Pamdowoharjo ada grub keroncong Wani Wirang dari Padukuhan Pajangan yang sudah sering tampil di beberapa acara baik sekala Kalurahan sampai tingkat Provinsi.

 

Tabel Daftar Nama Kelompok Kesenian di Kalurahan Pandowoharjo : 

  1. Wayang Kulit PS. Bayu
  2. Ketoprak PS. Bayu
  3. Ketoprak Anom Budaya
  4. Kethoprak Taruna Kridha Budaya
  5. Kethoprak Rampak Buto
  6. Kethoprak Abdi Budoyo
  7. Bergodo Kyai Santri
  8. Bergodo Hari  Wijayan
  9. Bergodo Berkas Budyatama
  10. Bergodo Kyai Jambul
  11. Bergodo Sureng Laga
  12. Bergodo Kyai Pancas
  13. Bergodo Dandang Rekso
  14. Bergodo Karang Dawungan
  15. Bergodo Kyai Rancangan
  16. Bergodo Mbah Pajangan
  17. Bergodo Joyo Yudo
  18. Bergogo Malang Yudo
  19. Karawitan Puspita Laras
  20. Karawitan Puspita Cempakasari
  21. Karawitan Larasati
  22. Karawitan Sekar Arum
  23. Karawitan Lintang Krinan
  24. Karawitan Puspa Laras
  25. Karawitan Madyo Laras
  26. Karawitan Tresno Budoyo
  27. Karawitan Abdi Budoyo
  28. Karawitan Nunggal Wiromo
  29. Karawitan Margo Rukun
  30. Karawitan Laras Taruna
  31. Karawitan Tanjung Anom
  32. Jathilan Turonggo Sureng Laga
  33. Jathilan Turonggo Jati
  34. Jathilan Turonggo Mudho Wiromo
  35. Jathilan Brayut Turonggo Surya Timur
  36. Jathilan Anom Turonggo Jati
  37. Kubro Siswo Khiro Mudo
  38. NasyidHadroh Gabugan
  39. Sekar Pandawa
  40. Sanggar Tari Mahaka Lodya
  41. Hadroh Madani
  42. Hadroh Ar Rahman
  43. Hadroh As Syidiqiyah
  44. Hadroh Uswatun Khasanah
  45. Hadroh Jabung
  46. Rebana AN Nur
  47. Nasyid Karangtanjung
  48. Hadroh Remais
  49. Panembrama ibu-ibu PKK
  50. Gejog Lesung
  51. Orkes Melayu  Gaplek
  52. Grub Band Koes Plus
  53. Sosioteatrikal