1. Pencak Silat
Salah satu olahraga tradisional yang ada di Pandowoharjo adalah Pencak Silat. Organisasi pencak silat persaudaraan setia hati Terate (PSHT)berdiri tahun 1922 didirikan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo di Madiun Jawa Timur. Beliau juga seorang tokoh pahlawan pejuang kemerdekaan RI. Seiring berjalanya waktu PSHT mulai berkembang pesat diseluruh Indonesia maupun diluar negeri.
PSHT rayon Pandowoharjo masih tetap berkembang sampai saat ini. Manusia dapat dihancurkan,manusia dapat dimatikan,tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu setia pada hatinya sendiri. Selama matahari masih terbit dari timur selama bumi masih dihuni manusia selama itu pula Persaudaraan setia hati Terate akan tetap jaya abadi selamanya. Itu adalah semboyan Pencak Silat.

2. Panahan dan Jemparingan
Selain Pencak Silat, Olahraga Tradisional yang ada di Pandoaoharjo adalah Panahan Jemparingan. Jemparingan adalah olahraga panahan tradisional Jawa khas Mataram (Yogyakarta/Solo) yang unik karena dilakukan dalam posisi duduk bersila, bukan berdiri, dengan filosofi mendalam tentang kesatriaan Jawa (sawiji, greget, sengguh, ora mingkuh) yang melatih konsentrasi, semangat, percaya diri, dan tanggung jawab, serta kini menjadi warisan budaya tak benda yang dilestarikan dan bahkan dipromosorkan sebagai wisata budaya. SLEMAN KIDS ARCHERY CLUB merupakan salah satu potensi olahraga dan budaya yang berkembang di Kalurahan Pandowoharjo. Klub panahan ini menjadi wadah pembinaan dan latihan memanah bagi anak-anak dan generasi muda, sekaligus sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, konsentrasi, sportivitas, serta kecintaan terhadap olahraga tradisional dan modern. Keberadaan klub ini memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang panahan sejak usia dini.
Selain fokus pada prestasi olahraga, SLEMAN KIDS ARCHERY CLUB juga berperan penting dalam pelestarian panahan tradisional jemparingan, yang merupakan warisan budaya Jawa. Melalui kegiatan latihan rutin, pengenalan filosofi jemparingan, serta penerapan teknik dan etika dalam memanah, klub ini turut menjaga nilai-nilai budaya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda Pandowoharjo. Jemparingan tidak hanya mengajarkan keterampilan memanah, tetapi juga mengandung makna pengendalian diri, ketenangan batin, dan keseimbangan jiwa.

